Rakerda PKS Kota Bekasi Menjadi Momen Konsolidasi dan Sinkronisasi Kepengurusan yang Baru

GERBANGPATRIOT.COM – DPD PKS Kota Bekasi menggelar Rakerda secara offline di Hotel Merbabu, Rawalumbu, Ahad (30/5). Pelaksanaannya digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta yang hadir juga wajib melakukan test swab.

Rakerda ini menjadi momen yang sangat tepat, untuk konsolidasi dan sinkronisasi kepengurusan DPD PKS Kota Bekasi 2021 – 2025 yang baru dilantik beberapa bulan lalu.

Dihadiri berbagai jajaran stakeholders di Kota Bekasi, serta berbagai lapisan pengurus mulai dari DPW PKS Jawa Barat, DPD, DPC, dan DPRa di Kota Bekasi.

Ketua Bidang Pembinaan Pemberdayaan Jaringan Ekonomi (BPJE), Syaifudin, menyampaikan bahwa bidang yang dipimpinnya mempunyai target khusus pada momen Rakerda DPD PKS Kota Bekasi saat ini.

“Kepengurusannya sudah terbentuk ini memiliki target tumbuhnya 5.000 pelaku UMKM Baru, kemudian scale up 1.000 UMKM untuk naik level dengan adanya pendampingan agar mapan dan berdaya saing,” ujar Syaifudin.

“Karena kita juga memiliki modal yakni sudah adanya 500 kader PKS Kota Bekasi sendiri yang terlibat langsung sebagai pelaku UMKM, oleh karenanya peningkatan level pelaku UMKM sebanyak 1.000 UMKM yang sudah ada dan ini menjadi prioritas dari bidang yang di amanahkan kepada kami,” tambah Ketua BPJE DPD PKS Kota Bekasi.

“Scale up atau pun pendampingan naik level ini dari beberapa aspek, baik dari perizinan, permodalan, pemasaran, serta pengelolaannya. Ini penting karena untuk menaikan level bukan hanya menambah jumlah omset, tapi harus di ikuti dengan kesiapan, baik itu secara pengelolaan atau managerial dan meningkatkan kualitas produknya, kita akan melakukan training dan sertifikasi seperti BPOM, Halal MUI dan lainnya,” terang Syaifudin.

Di samping itu Syaifudin menuturkan bahwa, BPJE DPD PKS Kota Bekasi untuk mendukung program ini dengan menyiapkan mentor-mentor pendamping UMKM. Ini penting untuk melakukan scale up, tentu tidak bisa kemudian dilepas begitu saja, harus ada monitoring dan pengembangan UMKM-nya.
“Nah ini yang akan menjadi prioritas untuk mencapai target BPJE Kota Bekasi, yaitu 5.000 UMKM baru dan 1.000 UMKM yang naik level,” ungkapnya.

Ia berharap dengan program dari BPJE ini, baik itu ekonomi kader, atau ekonomi secara umum untuk masyarakat Kota Bekasi dapat terus semakin naik ditengah pandemi Covid-19 seperti ini.
“Ini bentuk pelayanan PKS kepada masyarakat, PKS dukung UMKM, harapan lebih jauh dari itu pelaku-pelaku UMKM ada andil besar dalam pencapaian elekotral atau pencapaian suara PKS di tahun 2024 baik di pileg maupun pilkada nantinya,” pungkas Syaifudin mengakhiri. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *