Kejari Sleman Tetapkan Mantan Bupati Dua Periode sebagai Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Sleman – Kejaksaan Negeri Sleman akhirnya meningkatkan status seorang saksi menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana hibah pariwisata tahun 2020.
‎
‎ “Hari ini, Selasa 30 September 2025, penyidik resmi menetapkan SP, mantan Bupati Sleman dua periode, sebagai tersangka,” tegas Kepala Kejari Sleman dalam konferensi pers.
‎
‎Ia menambahkan, penetapan ini berdasarkan alat bukti yang cukup, mulai dari keterangan saksi, ahli, hingga surat resmi.
‎
‎Lebih lanjut, Kepala Kejari Sleman menjelaskan bahwa Kabupaten Sleman menerima hibah dari Kementerian Keuangan sebesar Rp68,5 miliar pada 2020.
‎
‎Dana tersebut semestinya difokuskan untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 di sektor pariwisata.
‎
‎”Namun hasil penyidikan membuktikan, SP menyalurkan dana hibah kepada kelompok masyarakat di luar ketentuan perjanjian hibah,” jelasnya.
‎
‎Menurutnya, SP bahkan menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2020 untuk mengatur alokasi hibah yang menyimpang.
‎
‎Dari hasil audit BPKP Perwakilan DIY, kerugian negara akibat perbuatan SP mencapai Rp10,9 miliar.
‎
‎”Tindakan SP jelas bertentangan dengan keputusan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah mengatur secara rinci sasaran penerima hibah,” ungkap Kepala Kejari.
‎
‎Ia menegaskan bahwa penyidik menjerat SP dengan pasal primer Pasal 2 ayat (1) dan subsidair Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 55 KUHP.
‎
‎Kejari Sleman memastikan penyidikan masih berlanjut untuk menelusuri keterlibatan pihak lain.
‎
‎”Kami berkomitmen memberantas korupsi di Sleman dengan profesional dan objektif,” ujarnya.
‎
‎Ia juga mengimbau masyarakat agar mendukung penuh penegakan hukum.
‎
‎”Korupsi adalah musuh bersama, kami akan menuntaskan kasus ini hingga ke meja hijau,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

Pakar UMY: Pengawasan Harta Pejabat Harus Berbasis Risiko, Bukan Pangkat
Rayakan Anniversary Pertama, Astrea Kota Gudeg Dorong UMKM Piyungan Makin Bergeliat
UMY Kembangkan Kebun Ayu Jiwa sebagai Edu-Wisata Berbasis Circular Economy
Fokki Tegaskan TNI Bukan Alat Politik, Serukan Jaga Netralitas Institusi
Grembyangan Gebrak Olahraga Air Sleman, Bina Atlet dari Desa Wisata
Adi Mantapkan Langkah ke DPRD DIY, Siap Serap dan Kawal Aspirasi Warga
Wong Jogja Gebrak Bantul, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Lintas Komunitas
Buntut Video Keributan Viral, Polisi Amankan 13 Remaja di Bantul

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pakar UMY: Pengawasan Harta Pejabat Harus Berbasis Risiko, Bukan Pangkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Rayakan Anniversary Pertama, Astrea Kota Gudeg Dorong UMKM Piyungan Makin Bergeliat

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:34 WIB

UMY Kembangkan Kebun Ayu Jiwa sebagai Edu-Wisata Berbasis Circular Economy

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Fokki Tegaskan TNI Bukan Alat Politik, Serukan Jaga Netralitas Institusi

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Grembyangan Gebrak Olahraga Air Sleman, Bina Atlet dari Desa Wisata

Berita Terbaru