Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama Wali Kota Bekasi berbincang hangat dengan warga dan pelaku UMKM saat meninjau Piloting 1001 Pasar Rakyat × Car Free Day Koperasi Savira di kawasan Vida Bekasi, Minggu (4/10/2026).

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama Wali Kota Bekasi berbincang hangat dengan warga dan pelaku UMKM saat meninjau Piloting 1001 Pasar Rakyat × Car Free Day Koperasi Savira di kawasan Vida Bekasi, Minggu (4/10/2026).

GERBANGPATRIOT.COM, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mendorong pengembangan pasar rakyat berbasis kawasan perumahan sebagai bagian dari upaya memperluas ruang usaha bagi UMKM sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bekasi.

Konsep tersebut salah satunya dikembangkan melalui Piloting 1001 Pasar Rakyat × Car Free Day Koperasi Savira di kawasan Vida Bekasi, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama Wali Kota Bekasi.

Keduanya meninjau langsung aktivitas Car Free Day, pasar rakyat, koperasi, dan UMKM yang berlangsung di kawasan tersebut.

Wali Kota Bekasi mengatakan, keberadaan pasar rakyat di kawasan perumahan menunjukkan bahwa sebuah kawasan tidak hanya dapat berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau kita bicara role model yang disampaikan Pak Menko, ini menarik karena kawasan perumahan ke depan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga bisa menjadi pusat pasar rakyat. Di dalamnya ada UMKM, koperasi, konsumen, dan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus melakukan transaksi ekonomi,” ujar Wali Kota Bekasi.

Menurutnya, konsep tersebut memiliki relevansi kuat dengan kondisi Kota Bekasi yang memiliki banyak kawasan permukiman dan jumlah pelaku UMKM yang besar. Pemkot Bekasi saat ini mencatat sekitar 350 ribu UMKM, dengan sekitar 165 ribu di antaranya telah memiliki perizinan melalui Mal Pelayanan Publik.

Karena itu, Wali Kota menilai diperlukan semakin banyak ruang yang dapat mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen secara langsung. Selain pengembangan pasar rakyat, upaya tersebut juga dilakukan melalui pembenahan pusat perdagangan UMKM, termasuk Pasar Baru Bekasi dan program Gebrak Pasar.

“Di Kota Bekasi kita terus melakukan pembenahan pasar. Salah satunya Pasar Baru Bekasi yang sedang kita kembangkan menjadi pusat perdagangan UMKM. Kita juga memiliki program Gebrak Pasar sebagai salah satu upaya untuk mendorong masyarakat berbelanja dan meningkatkan aktivitas transaksi para pedagang di pasar,” jelasnya.

Wali Kota juga mendorong agar model yang dikembangkan di Vida tidak berhenti di satu kawasan. Menurutnya, kawasan perumahan lain memiliki peluang untuk ikut membangun ekosistem pasar rakyat.

Saat ini, aktivitas Car Free Day telah berjalan di sejumlah kawasan, termasuk Ahmad Yani, Vida, dan Harapan Indah. Ke depan, kawasan Galaxy, Lagoon, hingga Summarecon diharapkan dapat ikut berkolaborasi dalam pengembangan pasar rakyat berbasis kawasan.

“Perumahan Vida ini, menjadi salah satu inisiator dalam pengembangan pusat pasar rakyat berbasis kawasan. Ke depan, tentu kawasan perumahan seperti Galaxy, Lagoon, dan Summarecon dapat menjadi tambahan dalam kolaborasi pasar rakyat ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menyampaikan bahwa kawasan Vida dapat menjadi salah satu contoh yang dikembangkan di daerah lain.

“Perumahan Vida menjadi role model yang dapat diduplikasi di daerah lain untuk pengembangan ekonomi kecil dan menengah,” ujar Cak Imin.

Kehadiran pasar rakyat berbasis kawasan bukan sekadar kegiatan perdagangan, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan pemerintah, pengelola kawasan, koperasi, UMKM, dan masyarakat.

Wali Kota berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas sehingga semakin banyak kawasan di Kota Bekasi yang memiliki ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi di lingkungan terdekatnya.

“Dari satu kawasan kita belajar, dari beberapa kawasan kita kembangkan, dan dari 1001 titik kita berharap lahir 1001 pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota Bekasi.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Ikuti Kajian Bersama Warga Wawali Harris Bobihoe: Wujudkan Keluarga Bahagia, Kuat Dan Sejahtera
Hadiri Fun Run Wawali Harris Bobihoe Sebut Warga Bersemangat Jalani Pola Hidup Sehat
Jarak Cikampek-Bekasi Tak Jadi Kendala, Pasangan Pengusaha Kuliner Ini Berburu Ilmu di Cooking Class Laa Tahzan Foods
Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi
Jaga Ketahanan Pangan, Pj Kades Mekarjaya Blusukan dan Dialog dengan Petani
Cek Kesehatan Siswa, Langkah Puskesmas Cibarusah Siapkan Generasi Emas 2045
Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal
Usai Penataan Pasar Baru, Wali Kota Dorong ASN Belanja di Pasar Gerakan Ekonomi Rakyat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Ikuti Kajian Bersama Warga Wawali Harris Bobihoe: Wujudkan Keluarga Bahagia, Kuat Dan Sejahtera

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Hadiri Fun Run Wawali Harris Bobihoe Sebut Warga Bersemangat Jalani Pola Hidup Sehat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Jarak Cikampek-Bekasi Tak Jadi Kendala, Pasangan Pengusaha Kuliner Ini Berburu Ilmu di Cooking Class Laa Tahzan Foods

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi

Berita Terbaru