Musisi Jalanan Malioboro Minta Kepastian Hukum, Datangi Balai Kota Yogyakarta

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Puluhan musisi jalanan yang tergabung dalam Paguyuban Komunitas Paseduluran Malioboro (PKPM) mendatangi Balai Kota Yogyakarta, Rabu (3/12/2025).

Mereka berharap dapat bertemu langsung Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, untuk menyampaikan keresahan terkait belum adanya kepastian hukum atas aktivitas seni yang mereka jalankan di kawasan wisata ikonik tersebut.

‎“Selama ini kami merasa belum memiliki payung hukum yang jelas dalam beraktivitas,” ujar Ketua PKPM, S. Alvon Ditya.

‎Alvon menjelaskan, posisi seniman jalanan menjadi rentan tanpa aturan baku yang mengatur tata kelola pengamen di Malioboro.

‎Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kesan kurang tertibnya aktivitas seni di jantung Kota Gudeg.

‎“Tujuannya supaya aktivitas seniman jalanan di Malioboro lebih tertib, kondusif, dan produktif,” katanya.

‎Tim Bantuan Hukum Wirasakti, dipimpin Denny Irawan, turut mendampingi para seniman dan meminta Pemkot segera menerbitkan aturan berupa Peraturan Wali Kota (Perwal).

‎“Kami mendorong Wali Kota menerbitkan pedoman baku bagi keberadaan musisi jalanan di Kota Yogya,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Kamis (4/12/2025).

‎Ia menilai keberadaan regulasi sangat krusial untuk menjaga citra Kota Yogyakarta sebagai destinasi wisata budaya yang ramah dan tertib.

‎“Kami tidak ingin citra Yogyakarta tercoreng hanya karena ulah segelintir oknum pengamen jalanan,” tegasnya.

‎Merespons aspirasi tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan menyambut baik inisiatif PKPM dan siap melakukan kajian komprehensif untuk menindaklanjuti permintaan para musisi.(waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru