Pemkot Yogyakarta Batasi Kendaraan di Jembatan Kewek demi Keselamatan dan Perbaikan Total

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memastikan Pemerintah Kota Yogyakarta akan membatasi kendaraan yang melintasi Jembatan Kewek mulai 10 Desember 2025.
‎
‎Kebijakan ini dilakukan setelah kondisi jembatan dinilai kritis dengan kekuatan tinggal 20–30 persen.
‎
‎“Jangka pendek kita bertindak cepat… hanya kendaraan kecil saja yang boleh lewat,” kata Hasto usai rapat koordinasi dengan Pemda DIY di Balai Kota Yogyakarta.
‎
‎Menurut Hasto, kendaraan besar dari arah Kotabaru, Margo Utomo, hingga Jalan Mataram akan dialihkan melalui Jembatan Kleringan yang nantinya difungsikan dua arah.
‎
‎Pemerintah akan memasang portal pembatas dimensi serta lampu APILL untuk mencegah bus dan truk memasuki Jembatan Kewek.
‎
‎“Otomatis harus dipasang itu supaya bus besar nggak bisa masuk,” ujarnya.
‎
‎Dalam jangka panjang, Jembatan Kewek akan dibongkar total karena sudah berusia 101 tahun.
‎
‎Hasto mengungkapkan Kementerian Pekerjaan Umum RI menyanggupi alokasi anggaran sekitar Rp19 miliar dari APBN 2026 untuk perbaikan menyeluruh.
‎
‎“Kita harus mendokumentasi jembatan ini sebagai penanda bagian dari sejarah,” tegasnya.
‎
‎Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan penanganan sementara difokuskan agar jembatan tidak membahayakan masyarakat di tengah musim hujan.
‎
‎“Untuk sementara ini mengantisipasi… tidak membahayakan untuk kemungkinan tanah longsor atau makin turun,” kata Sultan.
‎
‎Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menambahkan, “Jembatan Kewek akan kita kurangi secara maksimal untuk perlintasan kendaraan,” termasuk pemasangan pembatas tinggi 3,4 meter. (waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru