Peringati Hakordia 2025, KPK Luncurkan Program E-Learning Integritas ASN

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Yogyakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat komitmennya dalam membangun birokrasi bersih dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerja sama ini berfokus pada pelaksanaan percontohan pembelajaran elektronik (e-learning) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berintegritas. Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, bersama Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana, disaksikan langsung oleh Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Komitmen Mewujudkan Visi Banten Bebas Korupsi

Sekda Banten, Deden Apriandhi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti keseriusan Pemprov Banten dalam membangun budaya birokrasi yang bersih. Penguatan integritas ASN dinilai krusial untuk mewujudkan visi pembangunan Gubernur Banten Andra Soni, dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, yakni “Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi”.

Program pembelajaran yang diterapkan bertajuk “E-Learning Petty Corruption: Integrity Ranger”. Platform digital ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas kepada para ASN.

“ASN harus terus meningkatkan kapasitas, disiplin, dan integritas agar pelayanan publik semakin bersih dan profesional,” ujar Deden usai acara.

Teknologi sebagai Sarana Penguatan SDM

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa metode e-learning dipilih sebagai sarana strategis yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas ASN secara fleksibel dan berkelanjutan.

“Ini adalah pembelajaran elektronik yang sudah disiapkan untuk memperkuat integritas. Kita semua adalah penjaga integritas sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tutur Setyo.

Setyo menekankan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, kedisiplinan, dan kapabilitas ASN menjadi langkah strategis dalam memperbaiki ekosistem birokrasi di daerah.

Rangkaian Kegiatan Pendukung

Sebelum puncak peringatan Hakordia 2025, rombongan Pemprov Banten turut berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan pendukung. Agenda tersebut meliputi peluncuran E-Learning Petty Corruption: Integrity Ranger, gelar wicara (talkshow) mengenai pemanfaatan e-learning sebagai bagian pembelajaran integritas, serta lokakarya (workshop) percontohan pembelajaran integritas berbasis elektronik. (nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru