Program Barista Inklusif Buka Peluang Masa Depan Remaja Down Syndrome di Yogyakarta

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Program pelatihan barista bagi remaja Down Syndrome di Yogyakarta diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, ramah, dan memberdayakan.

‎Ketua PIK POTADS DIY, Siti Nurjanah, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan keterampilan meracik minuman, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kemandirian, serta kemampuan berinteraksi di lingkungan profesional.

‎“Kami ingin mereka merasakan kebanggaan mengenakan apron, berdiri di meja ramu, dan tahu bahwa mereka punya tempat di dunia kerja,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, pengalaman nyata bekerja di kedai kopi menjadi bagian penting dari proses tumbuh para remaja Down Syndrome.

‎“Kami ingin mereka membawa pulang cerita, tawa, dan rasa percaya diri yang tumbuh dari kesempatan yang nyata,” katanya.

‎Lebih dari itu, program ini diharapkan membuka cara pandang baru tentang masa depan.

‎“Mimpi kecil mereka tidak lagi dibatasi stigma, tetapi dipupuk dengan kesempatan,” ucapnya.

‎Kolaborasi PIK POTADS Yogyakarta dengan Kopi Kamu juga ditujukan untuk menciptakan ekosistem inklusif yang berkelanjutan.

‎Menurutnya, langkah ini menjadi tanda bahwa dunia usaha mulai membuka hati dan kepercayaan.

‎“Anak-anak Down Syndrome kami tidak hanya dikasihani, tetapi dipercaya dan diberi ruang untuk tumbuh,” katanya.

‎Ia berharap kolaborasi ini menjadi model bahwa pemberdayaan disabilitas bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan “investasi sosial yang menghadirkan manfaat bagi komunitas, keluarga, dan dunia kerja.”

‎Pesan inspiratif pun disampaikan kepada semua pihak.

‎Kepada para remaja Down Syndrome, ia berpesan, “Percayalah pada kemampuan diri kalian. Kalian hebat, kalian berharga, dan kalian mampu.”

‎Untuk para orang tua, ia mengajak terus melangkah dengan cinta dan keyakinan. Sementara kepada masyarakat dan mitra usaha, ia menyampaikan terima kasih.

‎“Terima kasih telah melihat anak-anak kami bukan hanya dari keterbatasannya, tetapi juga potensinya.

‎”Setiap kesempatan yang Anda berikan adalah cahaya bagi masa depan mereka,” tuturnya.(Waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru