Menteri Ekraf Bertemu Ndarboy dan Tinjau Studio Animasi di Yogyakarta, Dukung Penguatan Industri Kreatif Daerah

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Yogyakarta, 4 Januari 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya bertemu musisi lokal Ndarboy Genk sekaligus meninjau Studio Animasi MSV Pictures di Universitas AMIKOM Yogyakarta. Menteri Ekraf Teuku Riefky menyebut ragam subsektor ini merupakan aset ekraf Yogyakarta.

“Apa yang ada di Yogyakarta menjadi sesuatu yang perlu didukung sebagai aset bangsa dan kebanggaan Indonesia. Kementerian Ekraf siap melakukan komersialisasi terhadap para pegiat ekraf Yogya yang sudah unggul dalam hal pendidikan, storytelling, sampai monetizing,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky pada Minggu, 4 Januari 2025.

Di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, Menteri Ekraf telah mengunjungi geliat ekraf beberapa kota mulai dari Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Solo. Sedangkan di Yogyakarta ini, paket lengkap ekonomi kreatif berbasis budaya, sejarah, kuliner, wisata belanja, dan tradisi khas kearifan lokal menjadi daya tarik tersendiri.

Melalui pertemuan dengan Ndarboy Genk yang sudah berkolaborasi dalam Program Akselerasi Kreatif Musik Kementerian Ekraf, subsektor musik terus didorong dalam proses pembuatan video klip, penyelenggaraan konser ke beberapa negara, dan pemberdayaan talenta lokal yang berkelanjutan.

“Saya mengucapkan terima kasih buat seluruh jajaran Kementerian Ekonomi Kreatif yang mendukung saya sebagai musisi lokal untuk punya kesempatan berkreasi tidak hanya di Suriname, tapi berkolaborasi bersama seniman-seniman tuna netra. Saya berharap Kementerian Ekraf bisa menjadi jembatan yang kembali menggandeng Komunitas Mabes Balker dan komunitas lain untuk terus memonetisasi karya dan memberi kontribusi bagi ekonomi kreatif di Indonesia,” imbuh Ndarboy.

Beranjak ke studio animasi MSV Pictures AMIKOM Yogya, Menteri Ekraf Teuku Riefky menyoroti peran subsektor film, animasi, dan video dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Menurut Menteri Ekraf, momen libur awal tahun bisa digunakan untuk menata ulang supaya Kementerian Ekraf bisa mengusulkan skema insentif bagi subsektor film, animasi, video, gim, dan aplikasi sehingga membuka lebih banyak peluang investasi tahun 2026.

“Kami meyakini bahwa 2026 bisa menjadi tahun kebangkitan animasi dan industri kreatif di Indonesia sehingga ekonomi kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Selain itu, penguatan ekosistem ekraf perlu dilakukan terintegrasi melibatkan kolaborasi hexahelix sehingga kampus bisa menjadi ruang penting dalam mempersiapkan talenta-talenta kreatif,” tegas Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Keberhasilan Universitas AMIKOM Yogya dalam menghasilkan wirausahawan dan pegiat ekraf lokal terbukti mampu mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis perguruan tinggi yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai pusat pendidikan, riset, dan kewirausahaan.

“Dalam membangun ekosistem kreatif, AMIKOM Yogya tidak hanya menghasilkan lulusan profesional, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha dan konten kreator berbasis ekonomi kreatif yang banyak dikenal. Kami senantiasa menjadikan subsektor film, animasi, dan video sebagai lokomotif yang berdampak secara global,” ujar Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta Muhammad Suyanto.

Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky yaitu Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Ekraf Adinda Yuanita, Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Badan Ekraf Dessy Ruhati, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, beserta pejabat eselon 2 Kementerian Ekraf lain.

Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

(*)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru