Pemberhentian Dua Dukuh di Seloharjo Bantul Picu Sorotan Warga soal Transparansi Pemerintahan Desa

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, Bantul – Pemberhentian dua Kepala Dukuh di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, mendadak menjadi perbincangan hangat warga.
‎
‎Keputusan yang dilakukan secara bersamaan ini dinilai mengejutkan sekaligus memantik diskusi soal transparansi dan keadilan prosedural dalam pemerintahan desa.
‎
‎Lurah Seloharjo, M. Badrun, membenarkan pemberhentian dua dukuh dari Pedukuhan Dukuh dan Kalinampu.
‎
‎“Ya benar, SK pemberhentian sudah kami sampaikan kepada yang bersangkutan,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (30/12/2025).
‎
‎Menurut Badrun, pemberhentian dilakukan setelah muncul kekecewaan warga akibat sejumlah pelanggaran.
‎
‎“Di antaranya tidak memberikan HOK kepada pekerja, tidak menyetorkan pajak titipan, serta mengambil aset kalurahan. Bahkan, ada bukti CCTV,” jelasnya.
‎
‎Ia menambahkan, langkah tersebut telah sesuai regulasi dan dikoordinasikan dengan tokoh masyarakat.
‎
‎Namun, pernyataan berbeda disampaikan salah satu dukuh berinisial “Sh”. Ia mengaku kaget menerima SK pemberhentian.
‎
‎“Tidak ada SP 1, tiba-tiba SP 2. Permasalahan sudah kami selesaikan, barang dikembalikan, kami juga minta maaf,” katanya.
‎
‎Ia menilai proses tersebut janggal dan terkesan tergesa-gesa.
‎
‎Karena merasa dirugikan, kedua dukuh berencana menempuh jalur hukum.
‎
‎“Kalau memang kesalahan kami tak bisa ditolerir, kami legowo. Tapi jika ini karena kepentingan lain, biarlah hukum yang menentukan,” tutup Sh.
‎
‎Kasus ini menjadi refleksi penting tentang pentingnya prosedur adil dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.

(waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru