Akademisi Soroti Etika Kenegarawanan Hakim MK Terkait Isu Kehadiran

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Beredarnya data kehadiran hakim Mahkamah Konstitusi kembali membuka ruang refleksi mengenai etika kenegarawanan lembaga penjaga konstitusi.
‎
‎Dosen Hukum Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Bagus Anwar Hidayatulloh, memandang persoalan absensi bukan isu teknis belaka, melainkan cermin kualitas tanggung jawab konstitusional para hakim.
‎
‎“Mahkamah Konstitusi memiliki kedudukan simbolik sebagai rumah para negarawan konstitusi,” ujar Bagus.
‎
‎Ia menegaskan bahwa seorang hakim MK tidak cukup hanya menguasai hukum acara dan substansi konstitusi, tetapi juga wajib menghadirkan keteladanan moral dalam menjalankan tugas negara.
‎
‎Menurutnya, Rapat Permusyawaratan Hakim merupakan jantung pengambilan keputusan MK.
‎
‎“Di ruang itulah arah tafsir konstitusi dibentuk. Ketika ada hakim yang tidak hadir, kualitas deliberasi kolektif ikut tereduksi,” ungkapnya.
‎
‎Ia menilai, ketidakhadiran berulang berpotensi melemahkan spirit kolegialitas yang menjadi fondasi lembaga konstitusional.
‎
‎Bagus menutup pandangannya dengan menekankan pentingnya transparansi dan penguatan etika internal MK.
‎
‎“Legitimasi kekuasaan tidak hanya lahir dari kewenangan hukum, tetapi dari keteladanan moral. Etika kenegarawanan bermula dari kesediaan untuk hadir sepenuhnya saat konstitusi dan rakyat memanggil,” tandasnya.

(waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru