BGN DIY Luncurkan Hotline “Lapor Mas Kareg” untuk Aduan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Istimewa Yogyakarta kini memiliki saluran pengaduan khusus dari masyarakat.
‎
Badan Gizi Nasional (BGN) Regional DIY resmi meluncurkan hotline “Lapor Mas Kareg” di nomor 0857-8414-6311 sebagai kanal laporan terkait pelaksanaan program MBG di lapangan.
‎
Koordinator Regional DIY, Wirandita
‎Gagat Widyatmoko, mengatakan setiap laporan yang masuk akan diproses secara bertahap sebelum ditindaklanjuti.
‎
“Laporan tidak langsung diputuskan. Kami melakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu agar kronologi serta fakta di lapangan benar-benar jelas,” ujarnya pada Senin (9/3/2026).
‎
Ia menambahkan, “Setelah fakta dipastikan, barulah laporan diproses lebih lanjut oleh tim.”
‎
Menurut Wirandita, apabila dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), BGN akan menjatuhkan sanksi secara berjenjang.
‎
“Sanksinya mulai dari teguran, yaitu SP1, SP2, SP3, hingga penghentian operasional sementara bahkan permanen jika pelanggaran dinilai serius,” kata dia.
‎
Selain membuka hotline, BGN Regional DIY juga mulai mendirikan Posko Aduan SPPG di Kapanewon Seyegan, tepatnya di SPPG Margomulyo.
‎
Posko tersebut menjadi titik awal pengawasan publik yang rencananya akan diperluas ke sejumlah kapanewon lain di wilayah DIY.
‎
“Ke depan posko aduan akan kami bentuk secara bertahap agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan,” ujar Wirandita.
‎
Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyambut baik langkah tersebut.
‎
Ia menilai pembukaan hotline menunjukkan kesiapan pemerintah menerima kritik dari publik.
‎
“Kalau ada masalah ya laporkan saja. Pelapor juga dijamin tidak akan dikenai sanksi,” ujarnya.
‎
Ia bahkan menyinggung peran masyarakat digital dalam pengawasan program.
‎
“Netizen juga bisa ikut mengawasi bersama agar program ini berjalan transparan,” katanya.

(waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru