Garebeg Gunungan Ketupat di Bantul Jadi Wujud Syukur Usai Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Bantul – Ratusan warga Padukuhan Deresan, Kalurahan Ringinharjo, Bantul tampak antusias mengikuti Garebeg Bakdo Ketupat yang digelar Sabtu (21/3/2026).
‎
Tradisi tahunan ini kembali menjadi magnet masyarakat sebagai bentuk rasa syukur usai menjalani ibadah Ramadan.
‎
Gunungan ketupat yang diarak menjadi pusat perhatian sebelum akhirnya diperebutkan warga.
‎
“Tradisi ini sudah turun-temurun dan menjadi wujud syukur kami atas nikmat, ketentraman, dan hasil bumi,” ujar salah satu panitia kegiatan.
‎
Ia menegaskan, Garebeg Gunungan Ketupat bukan sekadar seremoni, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga.
‎
“Ini warisan budaya yang harus dijaga bersama,” imbuhnya.
‎
Dalam prosesi tersebut, gunungan ketupat dikawal Bregada Prajurit Cokro Joyo, sekaligus dirangkai dengan siraman pohon beringin Kyai Daruno Mulyo.
‎
Pohon tersebut merupakan pemberian Kraton Yogyakarta pada 2010 sebagai simbol sejarah dan keberlanjutan tradisi.
‎
“Beringin ini punya makna penting bagi masyarakat Ringinharjo,” ungkap panitia.
‎
Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanta, mengapresiasi konsistensi warga dalam melestarikan tradisi.
‎
“Saya bangga, tidak semua daerah mampu menjaga tradisi seperti ini,” katanya.
‎
Ia menambahkan, pelestarian budaya menjadi kunci menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
‎
“Ini harus terus dijaga dan diwariskan ke generasi berikutnya,” tegasnya.
‎
Setelah didoakan Kyai Imam Solikhin, gunungan ketupat langsung diperebutkan warga yang percaya membawa berkah.
‎
Tokoh masyarakat Mas Bekel Atmo Yasinto menjelaskan, nilai historis Deresan juga berkaitan dengan kisah dakwah Sunan Kalijaga.
‎
“Gunungan ini bukan sekadar makanan, tapi simbol doa dan harapan,” ujarnya.
‎
Ia berharap tradisi ini terus lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat. (waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru