Lonjakan Peminat Program Balik Kerja BPKH Jadi Indikator Kebutuhan Transportasi

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Program “Balik Kerja Bareng BPKH” kembali digelar usai Lebaran 2026 dan langsung memantik antusiasme tinggi masyarakat.
‎
‎Dari sudut pandang penyelenggara, lonjakan peminat ini disebut sebagai sinyal kuat bahwa kebutuhan transportasi gratis bagi pekerja perantauan masih sangat mendesak.
‎
‎“Ini bukan sekadar program rutin, tapi jawaban atas kebutuhan riil masyarakat,” ujar anggota BPKH, Sulistyowati, Senin (23/3/2026) di Graha Pandawa komplek Balaikota Yogyakarta.
‎
‎Pelepasan ratusan peserta dilakukan di Balai Kota Yogyakarta dengan dukungan pemerintah daerah dan DPR RI.
‎
‎Sebanyak 15 bus diberangkatkan menuju Jakarta dan sekitarnya, mengangkut peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan.
‎
‎“Kami melihat ini sebagai bentuk kolaborasi nyata membantu masyarakat pasca-Lebaran,” kata Pj Sekda Kota Yogyakarta, Dedi Budiono.
‎
‎Namun di balik kemeriahan pelepasan, fakta mencolok muncul dari data pendaftaran. Jumlah peminat disebut membludak jauh melampaui kapasitas yang tersedia.
‎
‎“Untuk Jogja saja pendaftarnya lebih dari 2.700 orang, sementara kursi hanya sekitar 675. Ini hampir empat kali lipat,” ungkap Sulistyowati.
‎
‎Ia menilai tingginya angka tersebut menjadi indikator kuat tekanan ekonomi yang dirasakan pekerja setelah mudik.
‎
‎BPKH menegaskan program ini bukan untuk pencari kerja, melainkan bagi mereka yang sudah memiliki pekerjaan di Jakarta dan sekitarnya.
‎
‎“Kami ingin memastikan mereka bisa kembali bekerja tanpa terbebani ongkos perjalanan,” jelasnya.
‎
‎Ia menambahkan, banyak pekerja mengaku kehabisan bekal setelah Lebaran sehingga membutuhkan bantuan konkret agar tetap produktif.
‎
‎Tak hanya transportasi gratis, fasilitas lengkap juga disiapkan demi kenyamanan peserta selama perjalanan.
‎
‎“Kami siapkan makan, snack, kaus, hingga suvenir agar mereka tetap semangat,” kata Sulistyowati.
‎
‎Melihat tingginya minat, BPKH membuka peluang penambahan kapasitas ke depan.
‎
‎“Kalau antusiasme terus seperti ini, tentu akan kami evaluasi dan tingkatkan,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru