Wali Kota Yogyakarta Tekankan Peran Pemasyarakatan dalam Rehabilitasi Sosial

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan pentingnya peran pemasyarakatan sebagai bagian dari kebijakan sosial yang tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat meresmikan Galeri Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta serta membuka Bazar Hasil Karya Warga Binaan dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Jumat (10/4).

Menurut Hasto, paradigma pemasyarakatan harus ditempatkan sebagai proses rehabilitasi sosial yang memberi ruang bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat secara produktif.

“Pemasyarakatan pada dasarnya adalah proses pembinaan yang menghadirkan harapan. Di balik keterbatasan, selalu ada potensi yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Ia menilai, pendekatan pembinaan yang tepat dapat menjadi instrumen penting dalam menekan angka residivisme sekaligus memperkuat integrasi sosial. Dalam konteks ini, pemerintah daerah didorong untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program pemberdayaan warga binaan.

Kegiatan bazar yang diikuti sejumlah unit pelaksana teknis, seperti Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Yogyakarta, Bapas Wates, dan Bapas Wonosari, dinilai sebagai bentuk konkret dari implementasi kebijakan pembinaan berbasis keterampilan.

Beragam produk ditampilkan, mulai dari makanan olahan seperti bakpia, roti kering, dan jamu, hingga produk kreatif seperti lukisan, kentongan, dan batik ecoprint. Hasto mengapresiasi kualitas produk yang dinilai mampu bersaing di pasar umum.

“Saya melihat langsung, produknya bagus, kemasannya tidak kalah dengan yang di luar,” katanya.

Secara politik kebijakan, ia juga mendorong adanya keberpihakan pemerintah daerah melalui penggunaan produk warga binaan dalam berbagai kegiatan resmi. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata sekaligus strategi memperluas akses pasar.

“Kita perlu memberi dukungan nyata sebagai bentuk apresiasi terhadap karya warga binaan,” tegasnya.

Selain itu, pemanfaatan ruang bekas gudang menjadi galeri pameran produk disebut sebagai inovasi yang mencerminkan efisiensi sekaligus keberpihakan pada program pembinaan.

Sementara itu, partisipasi warga binaan dan mantan narapidana dalam bazar menjadi indikator adanya ruang ekonomi yang mulai terbuka. Salah satu peserta, Yuni, mengaku kegiatan tersebut membantu memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan motivasi untuk terus berkarya.

Pemerintah Kota Yogyakarta memandang penguatan sistem pemasyarakatan sebagai bagian dari agenda pembangunan sosial yang inklusif. Melalui pendekatan pembinaan dan pemberdayaan ekonomi, diharapkan warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan serta kemandirian ekonomi yang lebih baik. (Aga)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru