Desa Wisata Wirokerten Kian Berkembang, Kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jadi Penggerak

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, BANTUL – Desa Wisata Wirokerten (Dewikerten), Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, terus menunjukkan geliat positif dalam mengembangkan potensi lokal berbasis masyarakat.
‎
Program kolaborasi bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi motor penggerak percepatan, mulai dari sektor pariwisata, olahraga, hingga penguatan UMKM.
‎
“Kami terus mendorong desa ini menjadi destinasi unggulan yang mandiri dan berdaya saing,” ujar perwakilan program.
‎
Salah satu gebrakan terbaru adalah gelaran fun run pada Minggu (12/4/2026) dengan kategori 5K dan 7K yang diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah.
‎
Kegiatan ini tak sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi desa.
‎
“Antusiasme peserta luar daerah seperti Sleman dan Kota Yogyakarta sangat tinggi, ini bukti daya tarik Wirokerten semakin kuat,” ungkap panitia.
‎
Rute lari yang mengelilingi kawasan kalurahan dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan lokal kepada peserta.
‎
Mulai dari lanskap pedesaan hingga aktivitas warga menjadi daya tarik tersendiri.
‎
“Kami ingin setiap peserta merasakan langsung suasana desa wisata, bukan sekadar berlari,” tambahnya.
‎
Ikon lain yang tak kalah menarik adalah Pasar Blumbang Mataram yang rutin menghadirkan kuliner khas dan produk kerajinan warga.
‎
Aneka makanan tradisional seperti arem-arem, sate koyor, mie pentil, hingga minuman asem jawa dan es jaipong menjadi favorit pengunjung.
‎
“Pasar ini menjadi etalase potensi lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” kata pengelola.
‎
Di sektor kerajinan, inovasi warga juga terus berkembang, salah satunya pengolahan limbah menjadi produk bernilai jual.
‎
Retta Chandra Rahardian, pengrajin handmade, mengaku usahanya semakin berkembang.
‎
“Sekarang saya bisa mengolah sampah plastik jadi pot mini sukulen yang estetik, bahkan pemasaran saya sudah naik kelas,” ujarnya.
‎
Perwakilan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY, Dr. Al Afik, menyebut program ini telah berjalan sejak 2021 dan terus diperkuat.
‎
“Kami mengembangkan sekitar 10 tema, mulai dari kesehatan, UMKM, digitalisasi hingga edukasi hukum, semuanya terintegrasi,” jelasnya.
‎
Sementara itu, Carik Wirokerten Rini Widiyastuti menambahkan, “Selama empat tahun ini, kontribusi UMY sangat signifikan, membawa Wirokerten menjadi desa wisata mandiri.”
‎
Dengan dukungan hibah Rp88 juta lebih dan pendampingan berkelanjutan, Wirokerten optimistis kian bersinar sebagai destinasi unggulan di Bantul. (waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru