Dorong Desa Berbasis Data, BPS Sleman Luncurkan Desa Cantik 2026

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman menggelar sosialisasi sekaligus pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Selasa (14/4/2026).
‎
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama jajaran.
‎
“Program ini menjadi langkah nyata mendorong desa berbasis data,” ujar panitia dalam sambutannya.
‎
Pencanangan Desa Cantik 2026 juga dilakukan di tiga kalurahan di Kapanewon Tempel, yakni Margorejo, Pondokrejo, dan Sumberrejo.
‎
Prosesi berlangsung simbolis melalui pemukulan gong, penandatanganan piagam, hingga penyematan selempang kepada agen statistik di masing-masing kalurahan.
‎
“Ini simbol komitmen bersama membangun desa berbasis statistik,” kata salah satu peserta.
‎
Kepala BPS Sleman, Widhi Pranowo, menegaskan program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa.
‎
“Kami ingin perangkat desa dan masyarakat aktif dalam penyelenggaraan kegiatan statistik,” jelasnya.
‎
Ia menambahkan, program ini juga menjadi upaya standarisasi pengelolaan data agar indikator statistik lebih berkualitas dan dapat dibandingkan.
‎
Menurut Widhi, pemanfaatan data menjadi kunci penting dalam pembangunan desa.
‎
“Diharapkan program ini mampu mengoptimalkan penggunaan data statistik sehingga pembangunan desa lebih tepat sasaran,” tegasnya.
‎
Ia juga menyebut program ini telah berjalan sejak 2022 dan terus diperluas ke berbagai kalurahan di Sleman.
‎
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPS.
‎
“Program Desa Cantik ini sangat strategis dan relevan dengan kebutuhan pembangunan berbasis data yang akurat dan terkini,” ujarnya.
‎
Danang menekankan, “Kalurahan harus mampu mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan kebutuhan masyarakatnya secara mandiri berbasis data.” (waw)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru