“Kartini Plays: Hackdays” Dorong Perempuan Muda Masuki Industri Game Digital

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, JOGJA – Program “Kartini Plays: Hackdays” tak hanya menjadi ajang perayaan semangat R.A. Kartini, tetapi juga membuka perspektif baru tentang potensi industri kreatif digital di kalangan perempuan muda.
‎
‎Kegiatan kolaborasi antara Gameloft Indonesia dan Institut Français Indonesia (IFI) Yogyakarta ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan talenta perempuan di sektor teknologi yang terus berkembang.
‎
‎Dari sisi industri, program ini menjadi peluang untuk menjaring bibit-bibit baru yang memiliki potensi di bidang pengembangan game.
‎
‎Sebanyak 34 peserta dari latar belakang berbeda menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
‎
‎“Kami melihat banyak ide segar yang muncul dari peserta, ini sangat menjanjikan untuk masa depan industri game di Indonesia,” ujar perwakilan Gameloft Indonesia.
‎
‎Tak hanya fokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya integrasi seni dan budaya dalam pengembangan game.
‎
‎Hal ini terlihat saat peserta diajak mengeksplorasi karya Heri Dono sebagai sumber inspirasi.
‎
‎“Game tidak hanya soal teknologi, tapi juga medium bercerita yang kuat, termasuk membawa nilai-nilai budaya,” ungkap salah satu mentor dalam sesi diskusi.
‎
‎Sementara itu, pihak penyelenggara menilai bahwa keterlibatan perempuan dalam industri digital masih perlu terus didorong.
‎
‎“Kami ingin mengurangi kesenjangan gender di bidang teknologi, khususnya industri game yang masih didominasi laki-laki,” kata perwakilan IFI.
‎
‎Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membangun kepercayaan diri sekaligus keterampilan peserta.
‎
‎Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir lebih banyak kreator perempuan yang mampu bersaing di industri global.
‎
‎“Ini bukan sekadar pelatihan, tapi awal dari perjalanan panjang mereka di dunia kreatif digital,” ujar Margaux Nemmouchi.
‎
‎Ia menambahkan, “Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi inovator di industri game masa depan.”
‎(andriyani)

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru