Dosen Sakir Ridho Wijaya Bangun Kedekatan Mahasiswa lewat Klub Sepak Bola di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Sleman – Pendekatan pendidikan di kampus kini tak melulu soal ruang kelas dan nilai akademik.
‎
Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sakir Ridho Wijaya, memilih cara berbeda untuk membangun kedekatan dengan mahasiswanya melalui sepak bola.
‎
“Ini adalah cara untuk memberikan ruang bagi mahasiswa yang punya hobi sepak bola agar tetap bisa menyalurkan hobinya,” ujarnya.
‎
Lewat klub “Government FC” yang dibentuknya, Sakir membuka ruang interaksi santai namun bermakna.
‎
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang lebih cair antara dosen dan mahasiswa.
‎
“Kami ingin memastikan mereka memiliki aktivitas yang positif,” kata Sakir menegaskan.
‎
Menurutnya, momen latihan hingga pertandingan kerap dimanfaatkan mahasiswa untuk berdiskusi ringan hingga konsultasi akademik.
‎
Suasana yang tidak kaku membuat mahasiswa lebih nyaman menyampaikan berbagai hal.
‎
“Dengan aktivitas seperti ini, mereka tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga secara sosial,” tambahnya.
‎
Respons positif datang dari mahasiswa, salah satunya Akhmad Zakki Al Huda. Ia mengaku kegiatan tersebut membawa dampak nyata bagi dirinya dan teman-temannya.
‎
“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan selalu ditunggu. Selain bisa bermain bola, kami juga bisa bersilaturahmi dan merasa lebih rileks,” ungkapnya.
‎
Sebagai bagian dari program ini, Government FC juga menggelar laga persahabatan melawan karyawan UMY.
‎
Pertandingan yang berlangsung di Maleha Sportainment, Sewon, Bantul, itu berjalan penuh semangat dan sportivitas.
‎
Momen ini menjadi bukti bahwa interaksi di luar kelas mampu mempererat hubungan dan menciptakan lingkungan kampus yang lebih inklusif.

Berita Terkait

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045
GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan
Pawai Ekosistem Malioboro Buka Semarak Jelang WJNC 2026
Sleman Pasang Alarm! 700 Pengambilan Ganda Psikotropika Terendus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

GPM Sleman Soroti Sumbangan Komite MTsN 9, Minta Transparansi Pembiayaan

Berita Terbaru