Ratusan Jamaah Hadiri Pengajian Malam Kamis Kliwonan RCC di Condongcatur

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Suasana khidmat bercampur antusiasme menyelimuti pendopo Cepit, kediaman Lurah Condongcatur, saat pengajian rutin Malam Kamis Kliwonan digelar oleh Reno Candra Centre (RCC), Rabu (22/4/2026) malam.
‎
Lebih dari 350 jamaah memadati lokasi, mengikuti rangkaian acara yang memadukan spiritualitas, kritik sosial, dan pelestarian budaya.
‎
Pengajian rutin ini telah berlangsung sejak 2015, tepat setelah Reno Candra Sangaji menjabat sebagai Lurah Condongcatur.
‎
“Kegiatan ini bukan sekadar pengajian, tapi juga sarana komunikasi langsung antara pemerintah kalurahan dengan masyarakat,” ujar Reno dalam sambutannya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan pesan sosial kepada warga.
‎
Rangkaian acara diawali dengan mujahadah yang dipimpin Mbah Kyai Muhammad Naim dari Selomartani, Kalasan, Sleman. Lantunan doa dan dzikir menggema, menciptakan suasana tenang sebelum memasuki sesi inti.
‎
Penampilan grup hadroh dari berbagai wilayah, termasuk Nuruttajdid Tegalturi, turut memeriahkan malam dengan lantunan sholawat yang rancak.
‎
Puncak acara menghadirkan tausiyah unik dari Ustadz A.T Maulana atau dikenal sebagai Dai Patroli.
‎
Ia menggunakan media wayang sebagai sarana dakwah, menyampaikan kritik sosial secara jenaka namun tajam.
‎
“Dakwah melalui media wayang ini adalah upaya kita mendekatkan agama dengan budaya. Masalah seperti judi dan miras bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi tanggung jawab iman kita,” tegasnya di sela pertunjukan.
‎
Dalam lakon yang dibawakan, ia mengangkat isu peredaran miras, judi, hingga pentingnya pertobatan melalui kisah tokoh-tokoh yang menemukan jalan pulang.
‎
“Dengan bahasa ringan dan visual yang akrab, pesan agama lebih mudah diterima tanpa menggurui,” tambahnya.
‎
Pengajian yang berakhir menjelang tengah malam itu meninggalkan kesan mendalam, sekaligus menjadi inspirasi model dakwah baru yang menyentuh semua kalangan. (andriyani)

Berita Terkait

WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya
Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan
Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda
Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6
250.322 Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WIB

WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Berita Terbaru