Reno Candra Sangaji Tegaskan Peran Strategis RT/RW dalam Sertijab Pengurus di Condongcatur

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menegaskan pentingnya peran strategis Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat dalam kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pengurus RT 07, RT 08, dan RW 45 Kayen, Senin (27/4/2026) malam.
‎
Kegiatan yang digelar di Joglo Suratno ini dikemas dalam pertemuan rutin “Malem Selasa Kliwon” dan berlangsung hangat serta penuh semangat kebersamaan.
‎
Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, menekankan bahwa RT dan RW bukan sekadar struktur administratif, melainkan penggerak utama pelayanan publik di tingkat paling dasar.
‎
“RT dan RW merupakan penghubung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus motor penggerak pelayanan, pembangunan, serta kegiatan kemasyarakatan,” tegasnya di hadapan sekitar 97 warga yang hadir.
‎
Dukuh Kayen, Ade Hermawan Susilo, turut mengajak warga menjaga kesinambungan program yang telah berjalan baik.
‎
“Selamat bertugas kepada pengurus baru. Semoga diberikan kemudahan, kekuatan, dan kelancaran dalam mengemban amanah,” ujarnya.
‎
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar warga agar pembangunan lingkungan terus berkelanjutan.
‎
Ketua RW 45 terpilih, Untung Maryanto, memaparkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan.
‎
“Kami akan mengaktifkan kembali siskamling, mempercepat layanan administrasi, dan memperkuat kegiatan sosial berbasis gotong royong,” jelasnya.
‎
Sementara Ketua RT 07, Ardiyanto Nugroho, menambahkan fokus pada pembaruan data warga dan penataan administrasi.
‎
“Kami juga akan memastikan kejelasan perizinan usaha di wilayah,” katanya.
‎
Dalam kesempatan itu, transparansi keuangan juga disampaikan secara terbuka. Bendahara sebelumnya, Darisman, melaporkan pemasukan Rp434 juta lebih dengan saldo akhir Rp34 juta serta dana pendidikan Rp20 juta. “Seluruh saldo kami serahkan kepada bendahara baru demi keberlanjutan program,” ujarnya.
‎
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong warga Kayen.(ady)

Berita Terkait

Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan
WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya
Rayakan HUT ke-270 Yogyakarta, KAWAL Indonesia Gaungkan Kepedulian Budaya dan Lingkungan
Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda
Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah
Sleman Ajak Pelajar Lawan Kekerasan, Tawuran dan Radikalisme Bersama
WNA Makin Ramai Naik Kereta, Konektivitas Wisata Daop 6

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Malioboro Kembali Bersih Usai WJNC, Petugas Kebersihan Jadi Garda Terdepan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WIB

WJNC 2026 Meriahkan HUT ke-270 Yogyakarta, Malioboro Menjadi Panggung Budaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dari Yogyakarta ke Jakarta, Presidenmusikindo Gebrak Panggung Talenta Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Kustomfest 2026 Jual 27 Kaos Limited Edition dan Lelang Helm, Dibuka Mulai Rp5 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Pemerintah Kota Yogyakarta dan BAZNAS Target Bedah 52 Rumah

Berita Terbaru