UWM Perkuat Pemberdayaan Warga Wareng lewat Bantuan Mesin Produksi Modern
GERBANGPATRIOT.COM, Gunungkidul – Dosen Universitas Widya Mataram menyerahkan mesin pengemas modern kepada PKK Padukuhan Wareng 3, Wonosari, Gunung Kidul, DIY, Jumat (7/8), secara resmi.
Langkah tersebut menjadi upaya UWM mendorong modernisasi produksi jahe kelor instan sekaligus memperkuat kualitas produk olahan lokal masyarakat setempat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat melibatkan Intan Permatasari, S.T., M.Sc., Siti Lestariningsih, S.T., M.Sc., serta Asepto Edi Saputro, S.TP., M.Sc., dalam pengabdian UWM tersebut.
Mereka berasal dari Program Studi Teknik Industri dan Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi UWM Yogyakarta, dengan keahlian lintas bidang saling melengkapi bersama.
Program ini terlaksana berkat dukungan DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui pendanaan berdasarkan Nomor Kontrak 208/C3/DT.05.00/PM/2026 sebagai penguatan berkelanjutan secara nasional.
Ketua Tim Penggerak PKK Kalurahan Wareng, Yuniari, menyambut hangat bantuan tersebut dan mengapresiasi perhatian akademisi UWM terhadap potensi ekonomi warga di Padukuhan Wareng.
“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan dan bantuan mesin dari bapak dan ibu dosen UWM,” ujar Yuniari saat kegiatan berlangsung dalam acara serah.
Menurut Yuniari, teknologi baru tersebut sangat dinantikan karena membantu ibu-ibu PKK bekerja lebih cepat, higienis, serta menghasilkan kemasan produk yang menarik bagi pengembangan.
“Kehadiran teknologi ini membantu memodernisasi cara kerja kami, sehingga produksi olahan lokal bisa lebih cepat dan higienis,” katanya menegaskan bagi peningkatan kualitas unggulan.
Fokus utama program ialah meningkatkan kualitas serta standardisasi produk jahe kelor instan agar memiliki tampilan lebih profesional dan kompetitif di pasar bagi masyarakat.
Tim UWM menyerahkan dua mesin utama, yakni Particle Filling Machine dan Continuous Band Sealer, yang menggunakan material Stainless Steel 304 berstandar food grade.
Particle Filling Machine membantu memastikan takaran jahe kelor instan presisi, sedangkan Continuous Band Sealer membuat kemasan tertutup rapat, rapi, dan konsisten untuk warga.
Kolaborasi Teknik Industri dan Teknologi Pangan menghadirkan pendampingan komprehensif, mulai proses produksi, pengendalian mutu, hingga pengemasan akhir produk warga setempat bagi usaha lokal.
“Kami tidak hanya menyerahkan alat, tetapi juga mendorong kemampuan warga agar teknologi tersebut benar-benar meningkatkan mutu dan nilai jual produk,” jelas tim UWM.
Program berikutnya mencakup monitoring kondisi mesin, evaluasi kinerja alat, serta penilaian berkala terhadap kualitas produksi jahe kelor instan kelompok PKK setempat secara berkelanjutan.
UWM berharap sinergi teknologi, ilmu pengetahuan, dan kearifan lokal memperkuat produk Wareng 3, sekaligus membuka peluang pasar lebih luas dengan daya saing komersial.(waw)

