GERBANGPATRIOT.COM, PANDEGLANG – Anggota MPR RI / DPR RI Komisi X, Dr. Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si menggelar kegiatan Sosialisasi MPR RI Empat Pilar Kebangsaan Periode 2024-2029 di SMPN 1 Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu (17/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri puluhan wali murid, dewan guru, dan jajaran sekolah. Terlihat antusiasme peserta yang mayoritas ibu-ibu memenuhi ruang kelas.
Dalam sambutannya, Adde Rosi menerangkan dan menjelaskan tiga tugas pokok sebagai Anggota DPR/MPR RI.
“Tugas kita itu yang pertama membuat undang-undang. Nah kemudian dari undang-undang itu kita juga menganggarkan, Bu, kita menganggarkan Rupiah untuk keperluan pendidikan, dari mulai gurunya, dari mulai beasiswanya, dari mulai revitalisasinya, dari mulai sertifikasi gurunya, pokoknya seluruh urusan pendidikan dianggarkan di Komisi X,” terang Adde Rosi.
Ia melanjutkan, tugas ketiga adalah melakukan pengawasan langsung ke lapangan.
“Oleh karena itu tugas yang ketiga adalah melakukan pengawasan. Bu Ade Rosi datang ke sini ingin melakukan pengawasan, benar nggak sih yang sudah disalurkan dari pemerintah lewat tangan Bu Ade Rosi ke SMPN 1 Karang Tanjung sudah diterima, sudah dimanfaatkan atau belum?” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMPN 1 Karang Tanjung, Aan Haerul Anwar, S.Pd., M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dr. Hj. Adde Rosi Khoerunnisa atas perhatian dan bantuannya terhadap dunia pendidikan di SMPN 1 Karang Tanjung.
“Kami atas nama keluarga besar SMPN 1 Karang Tanjung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Dr. Hj. Adde Rosi Khoerunnisa. Alhamdulillah siswa kami mendapatkan bantuan PIP (Program Indonesia Pintar) sebanyak 917 siswa,” ujar Aan Haerul Anwar.
Menurutnya, bantuan PIP tersebut sangat membantu meringankan beban orang tua wali murid dan memotivasi siswa untuk terus semangat belajar.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Sekali lagi terima kasih Bu Adde Rosi yang terus memperhatikan pendidikan di Pandeglang, khususnya di SMPN 1 Karang Tanjung,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung cair, penuh keakraban, dan diakhiri dengan dialog interaktif bersama wali murid terkait pentingnya pendidikan karakter berbasis kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.















