‎PETUNRA 2026, Diskominfo Sleman Tantang KIM Angkat Isu Aktual

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Diskominfo Sleman kembali menantang Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) melalui Lomba Video Pendek Pertunjukan Rakyat (PETUNRA) 2026 yang kreatif dan inspiratif bagi warga Sleman.

Kompetisi ini menjadi ruang KIM mengemas informasi publik secara menarik, dengan memadukan teknologi digital, isu aktual, serta kekayaan budaya lokal Sleman secara kreatif.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Sleman, Agastya Dedi Kusuma, menyampaikan informasi pelaksanaan PETUNRA 2026 melalui Forum KIM Sembada pada Minggu malam.

Pengumuman tersebut disampaikan Minggu malam, 20 September 2026, sekaligus mengajak anggota KIM segera menyiapkan konsep, naskah, pemain, serta produksi karya terbaik mereka unggulan.

Berdasarkan surat Nomor 500.12.13/790 tertanggal 18 September 2026, pengumpulan karya dibuka 20 September hingga 20 November 2026 mendatang bagi seluruh peserta Sleman Kabupaten.

Tema PETUNRA 2026 mengusung “Isu-isu Terkini di Kabupaten Sleman” dengan sembilan pilihan topik yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari di wilayah Sleman setempat.

Peserta dapat mengangkat AI, penipuan online, keamanan data pribadi, stunting, kesiapsiagaan bencana, ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga lingkungan secara kreatif dan komunikatif optimal.

Selain itu, KIM bisa memilih tema Sleman Dalane Alus lan Padang, serta mempromosikan potensi budaya, wisata, dan kuliner lokal kepada masyarakat luas Sleman.

Diskominfo mendorong KIM tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi memproduksi konten yang benar, akurat, informatif, edukatif, dan relevan bagi masyarakat Sleman secara nyata langsung.

Agastya menekankan KIM diharapkan semakin aktif menjadi agen literasi digital di tengah derasnya arus informasi masyarakat saat ini melalui karya kreatif yang bermanfaat.

Menariknya, setiap karya PETUNRA wajib memasukkan unsur tradisional, seperti alat musik, alat komunikasi, kostum, busana, atau bahasa daerah setempat dalam video pertunjukan mereka.

Konsep tersebut membuka peluang menggabungkan persoalan kontemporer dengan budaya lokal agar pesan publik terasa komunikatif, dekat, dan mudah dipahami masyarakat secara luas dan mudah.

Isu AI, penipuan daring, maupun keamanan data pribadi dapat dikemas melalui bahasa daerah, seni pertunjukan, serta karakter masyarakat setempat secara menarik dan edukatif.

Video peserta berdurasi dua hingga lima menit, berformat landscape 16:9, dengan resolusi minimal 1080p hingga maksimal 4K untuk penilaian panitia secara resmi masing-masing.

Kompetisi diperuntukkan bagi KIM Sleman yang memiliki SK masih berlaku, terdaftar KIM.ID, memiliki nomor induk, serta melibatkan sedikitnya tiga anggota sebagai pemain.

Setiap KIM hanya boleh mengirim satu karya, dengan penilaian substansi 60 persen, kreativitas 30 persen, dan kualitas produksi 10 persen dalam kompetisi ini.

PETUNRA 2026 melanjutkan kompetisi 2025 yang diikuti 10 KIM dari sembilan kapanewon, dengan KIM Kertomandiri Turi meraih Juara I melalui karya Panji Sleman.

Pada 2025, Juara II diraih KIM Senyum Tempel, Juara III KIM Ceria Pakem, sementara Agastya menyebut pegiat KIM Sleman menghasilkan 1.600 tulisan setahun.

Penilaian PETUNRA berlangsung 23 hingga 26 November 2026, sedangkan pemenang diumumkan 27 November dan seluruh video ditayangkan melalui YouTube Sleman TV untuk publik.

Panitia menyediakan sertifikat, piala, hadiah total Rp15 juta, serta pendaftaran melalui formulir berisi identitas KIM, tema, pemain, SK, dan tautan video peserta lengkap. (ady)

Berita Terkait

‎Korban Keracunan MBG Dicemooh, BGN DIY Tegur Keras Oknum Petugas SPPG Dlingo
‎Viral Pegawai SPPG Muntuk Dlingi Olok Korban MBG, JPW Minta Dipecat
‎Google Maps Rating Bolosego Diserbu Bintang Satu, Dugaan Serangan Buzzer Pungli Mencuat
Kodim Wonosobo Gelar Baksos, Gratis Berobat, Donor Darah, Sembako
Penutupan FKY 2026 di Sleman menegaskan kebudayaan Yogyakarta harus terus dibaca, dirawat, ditafsirkan, dan diwariskan lintas generasi
Kotabaru Heritage Film Festival 2026 Umumkan Pemenang Tiga Kategori Film Heritage
Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gaungkan Film Heritage Nusantara Lewat Kotabaru Heritage Film Festival 2026
Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:25 WIB

‎Korban Keracunan MBG Dicemooh, BGN DIY Tegur Keras Oknum Petugas SPPG Dlingo

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

‎Viral Pegawai SPPG Muntuk Dlingi Olok Korban MBG, JPW Minta Dipecat

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

‎Google Maps Rating Bolosego Diserbu Bintang Satu, Dugaan Serangan Buzzer Pungli Mencuat

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

‎PETUNRA 2026, Diskominfo Sleman Tantang KIM Angkat Isu Aktual

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

Kodim Wonosobo Gelar Baksos, Gratis Berobat, Donor Darah, Sembako

Berita Terbaru

JAWA TENGAH

‎Jelang HUT TNI, Kodim Wonosobo Sunat Massal 14 Anak

Senin, 21 Sep 2026 - 09:19 WIB