Pastikan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR Update Penanganan Tiap Pekan

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menegaskan, pemerintah pusat terus bekerja dalam memulihkan dampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Ia menyebut pemerintah menyiapkan total anggaran sebesar Rp100,1 triliun selama tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera.

“Ini kan menjadi bukti bahwa pemerintah, terutama pemerintah pusat tidak tinggal diam dengan peristiwa bencana Sumatera. Dan kita sudah bekerja betul-betul masif di tahap rehab dan rekon ini,” terang Tito usai Rapat Koordinasi Perkembangan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumut, Sumbar di Bidang Pendidikan yang berlangsung di Posko Satgas PRR, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Tito memastikan penanganan oleh masing-masing kementerian/lembaga akan diperbarui secara berkala, tiap pekan. Di minggu ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendapatkan kesempatan menyampaikan bahwa kegiatan belajar-mengajar di 4.922 sudah berjalan 100 persen.

“Nanti akan ada penjelasan berikutnya di minggu berikutnya dan minggu-minggu seterusnya. Menteri PU (Pekerjaan Umum) mungkin akan menjelaskan bagaimana perbaikan akses jalan, jembatan, sungai, dan lain-lain yang jumlahnya juga masif,” urainya.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menyebut tahap rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya fokus pada sisi infrastruktur, melainkan juga pada akses kesehatan hingga aspek ekonomi masyarakat terdampak bencana. Ia mencontohkan langkah yang telah dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan program pemulihan sawah-sawah yang terdampak. Kemudian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang fokus pada tambak warga yang terdampak.

“Meskipun di lapangan sebetulnya banyak yang bersentuhan sudah tahu, tapi penjelasan umum perlu kita lakukan. Kita akan lakukan penjelasan itu setiap minggu,” tutupnya.(lsi)

Sumber : Satgas PRR

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Dunia Usaha Beri Ruang bagi Pekerja Disabilitas di Sektor Formal
Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda Percepat Implementasi Wajib Halal
Kasatgas Tito Kawal Percepatan Pemulihan Pendidikan Pascabencana Sumatera, 4.922 Sekolah Kembali Laksanakan Pembelajaran
Ketua Umum TP PKK Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
Wamendagri Bima Arya: Generasi Muda Punya Peran Strategis Menentukan Masa Depan Indonesia
Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Kemnaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang
Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:17 WIB

Tri Adhianto Ajak Dunia Usaha Beri Ruang bagi Pekerja Disabilitas di Sektor Formal

Rabu, 23 September 2026 - 18:09 WIB

Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda Percepat Implementasi Wajib Halal

Rabu, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Pastikan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR Update Penanganan Tiap Pekan

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WIB

Kasatgas Tito Kawal Percepatan Pemulihan Pendidikan Pascabencana Sumatera, 4.922 Sekolah Kembali Laksanakan Pembelajaran

Rabu, 23 September 2026 - 14:25 WIB

Ketua Umum TP PKK Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru