GERBANGPATRIOT.COM, Kota Bekasi — Dinas Kesehatan Kota Bekasi terus mendorong efisiensi layanan medis bagi masyarakat melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dalam acara talkshow Ridho Berpeci, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, menegaskan bahwa IKD kini berfungsi sebagai sarana integrasi data kependudukan berbasis aplikasi untuk mempercepat, mempermudah, dan menyederhanakan akses pelayanan kesehatan modern.
“Implementasi IKD yang terhubung dengan sistem layanan kesehatan digital, seperti BPJS Kesehatan dan RS Online, membawa transformasi besar pada kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan.”.Ujarnya. dalam Talkshow Ridho Berpeci pada, Hari Rabu, (14/10) Malam.
Menurut Plt Kadinkes Kota Bekasi, Hadi Prabowo, terdapat empat manfaat utama dari penerapan teknologi ini bagi masyarakat:
Integrasi Rekam Medis Digital: Mencegah terjadinya duplikasi data pasien serta memastikan seluruh riwayat medis terhubung secara akurat dan terpusat berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Administrasi Tanpa Kertas (Paperless): Meningkatkan efisiensi di meja pendaftaran karena pasien tidak perlu lagi membawa fotokopi KTP atau Kartu BPJS. Verifikasi identitas cukup dilakukan dengan memindai kode QR melalui aplikasi IKD.
Pendaftaran Mandiri dan Rujukan Instan: Memangkas waktu tunggu dengan mempercepat proses admisi, antrean online, hingga penerbitan rujukan medis baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit.
Keamanan Data Pasien: Mengurangi risiko penyalahgunaan identitas atau klaim fasilitas BPJS oleh pihak yang tidak berhak berkat sistem enkripsi ketat dan otentikasi biometrik pada aplikasi.
Langkah integrasi ini diharapkan dapat mempercepat digitalisasi ekosistem kesehatan di Kota Bekasi, sehingga warga bisa mendapatkan pelayanan medis yang lebih cepat, aman, dan transparan. (YRD)















