Workshop Antikorupsi KPK, Gubernur Andra Soni Tekankan Penyelenggara Negara di Banten Perkuat Integritas

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mengoptimalkan pendidikan dan pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan. Upaya penguatan integritas ini ditekankan kepada seluruh penyelenggara negara, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni pada Workshop Integritas dan Antikorupsi Sektor Legislatif Provinsi Banten di Aston Hotel, Kota Serang, Selasa (27/10/2026). Acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dihadiri seluruh pimpinan dan anggota DPRD Banten beserta pasangan masing-masing, Pimpinan KPK Ibnu Basuki Widodo, serta Plh. Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Amir Arief.

​Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menggarisbawahi bahwa kepala daerah dan DPRD merupakan mitra sejajar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tiga fungsi utama DPRD, yakni pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan, dinilai sangat menentukan arah kebijakan daerah.

​“Integritas di sektor legislatif dan eksekutif tidak dapat dipisahkan karena keduanya saling melengkapi. Pemerintahan yang bersih hanya dapat terwujud jika kedua unsur penyelenggara ini memegang teguh komitmen antikorupsi,” ujar Gubernur Andra Soni.

​Ia menegaskan, Pemprov Banten berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini direalisasikan melalui penguatan pengendalian internal, digitalisasi perencanaan dan pengadaan, keterbukaan informasi publik, serta tindak lanjut rekomendasi pencegahan korupsi dari KPK.

​Meski demikian, Gubermur Andra Soni menyebut eksekutif tetap membutuhkan dukungan dan pengawasan DPRD sebagai mitra strategis, agar setiap rupiah anggaran daerah benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

​Lebih lanjut, ia memaparkan tiga hal yang harus menjadi komitmen bersama. Pertama, menjadikan integritas sebagai landasan dalam setiap pengambilan keputusan. Kedua, mengenali dan mengelola konflik kepentingan sejak dini serta menolak gratifikasi. Ketiga, menjadikan keluarga sebagai bagian dari sistem pencegahan korupsi.

​”Ketiga hal ini membutuhkan konsistensi dan keteladanan untuk dijalankan. Keteladanan pimpinan, baik di eksekutif maupun legislatif, akan menjadi contoh bagi seluruh aparatur dan masyarakat Banten,” tambahnya.

​Sementara itu, Pimpinan KPK Ibnu Basuki Widodo sepakat dengan langkah Pemprov Banten dalam mengoptimalkan edukasi pencegahan korupsi. Ia secara khusus menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam membentuk integritas penyelenggara negara.

​”Oleh karena itu, kami meminta suami atau istri dari masing-masing anggota DPRD untuk hadir. Peran pasangan sangat penting dalam memperkuat integritas serta mencegah tindak pidana korupsi,” kata Ibnu.

​Ibnu juga menjelaskan berbagai faktor pemicu korupsi, mulai dari gaya hidup berlebihan, tekanan ekonomi, rasionalisasi, hingga penyalahgunaan jabatan, yang pada akhirnya akan merugikan keluarga. Ia pun mengimbau seluruh penyelenggara negara untuk konsisten menerapkan pola hidup sederhana.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menyambut baik penyelenggaraan workshop ini. Ia menilai agenda tersebut sangat penting sebagai sarana edukasi sekaligus pengingat bagi anggota legislatif.

​”Kami berterima kasih dan berharap kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam yang dapat diterapkan dalam kerja dan fungsi DPRD. Ini merupakan wujud komitmen bersama seluruh penyelenggara negara dalam memperkuat integritas,” tutup Fahmi.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Anak, Pemprov Banten Siapkan Pemantauan Kasus secara Real-Time
Gubernur Andra Soni dan Kejati Banten Sepakati Penguatan Pengawalan Hukum Pembangunan
RDP Jilid II dengan DPRD Pandeglang, KNPI Desak Pembenahan Tata Kelola Anggaran Pendidikan dan Kepemudaan
Ombudsman RI Perwakilan Banten Tinjau Pelayanan Publik di Rutan Kelas IIB Serang
Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Wagub Dimyati Ajak Peserta Junjung Sportivitas
Pembangunan Sekolah Rakyat di Banten Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Dukung Program 3 Juta Rumah, Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan dari REI Banten
Pemprov Banten Perkuat Pengarusutamaan Gender untuk Pembangunan Inklusif

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Workshop Antikorupsi KPK, Gubernur Andra Soni Tekankan Penyelenggara Negara di Banten Perkuat Integritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Cegah Kekerasan Anak, Pemprov Banten Siapkan Pemantauan Kasus secara Real-Time

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Gubernur Andra Soni dan Kejati Banten Sepakati Penguatan Pengawalan Hukum Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:01 WIB

RDP Jilid II dengan DPRD Pandeglang, KNPI Desak Pembenahan Tata Kelola Anggaran Pendidikan dan Kepemudaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Ombudsman RI Perwakilan Banten Tinjau Pelayanan Publik di Rutan Kelas IIB Serang

Berita Terbaru