Hasto Tekankan Pengabdian dan Akuntabilitas Saat Lantik 12 Pejabat Baru

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo melantik 12 pejabat, terdiri dari tiga administrator dan sembilan fungsional, Senin (26/10/2026) di Grha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta.
‎
‎Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat profesionalisme, integritas, koordinasi, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
‎
‎Tiga pejabat administrator yang dilantik yakni Edy Sugiharto, Abdul Latief, dan Raden Murti Buntoro, dengan penugasan baru sesuai jabatan masing-masing.
‎
‎Edy Sugiharto sebelumnya menjabat Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Kota Yogyakarta, kini dipercaya menjadi Kepala Bagian Umum dan Protokol.
‎
‎Abdul Latief yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kota Yogyakarta, kini mengemban tugas sebagai Wakil Direktur Pelayanan rumah sakit tersebut.
‎
‎Sementara itu, Raden Murti Buntoro, sebelumnya Lurah Panembahan, mendapat penugasan baru sebagai Mantri Anom Kemantren Kotagede di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.
‎
‎Dalam sambutannya, Hasto menegaskan jabatan pemerintahan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan pelaksanaan tugas secara profesional.
‎
‎“Jabatan itu bukan sekadar posisi, tetapi amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Hasto saat memberikan arahan kepada pejabat.
‎
‎Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu bekerja profesional, menjaga integritas, serta menunjukkan kinerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
‎
‎Menurut Hasto, keberhasilan aparatur tidak cukup diukur melalui rutinitas pekerjaan, tetapi harus terlihat dari hasil dan dampak pelayanan yang dirasakan masyarakat.
‎
‎“Jangan sampai kita hanya menjalankan rutinitas pekerjaan. Setiap tugas harus memiliki hasil yang jelas dan memberikan dampak positif,” tegasnya.
‎
‎Hasto mengingatkan bahwa masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan, menyelesaikan persoalan, serta memberikan manfaat nyata.
‎
‎“Masyarakat harus bisa merasakan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar membantu menjawab kebutuhan mereka,” kata Hasto menekankan pentingnya orientasi pelayanan publik.
‎
‎Ia juga meminta pejabat yang memperoleh penugasan baru membangun semangat kerja, menjaga kedisiplinan, dan menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
‎
‎Selain kinerja individu, Hasto menyoroti pentingnya kolaborasi antarsatuan kerja agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, terkoordinasi, dan mampu mencapai target organisasi.
‎
‎Hasto turut mengingatkan sembilan pejabat fungsional agar terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kompetensi, serta menjalankan tugas berdasarkan standar profesional yang berlaku.
‎
“Setiap aparatur harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Tantangan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat terus berkembang,” tuturnya.
‎
Karena itu, ia meminta seluruh aparatur mampu beradaptasi terhadap perubahan, memperbarui pengetahuan, serta meningkatkan keterampilan sesuai tuntutan pekerjaan dan kebutuhan publik.
‎
“Kompetensi, kedisiplinan, dan kemauan untuk memperbaiki diri menjadi hal penting dalam menjalankan tugas,” kata Hasto menegaskan pesan kepada para pejabat.
‎
Pelantikan tersebut diharapkan memperkuat kinerja organisasi Pemerintah Kota Yogyakarta, sekaligus mendorong aparatur menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, profesional, dan berkualitas.(waw)

Berita Terkait

Kericuhan di Malioboro: Polisi Sita Senjata Tajam dan Buru Sosok Misterius
Ricuh di Kawasan Malioboro, Lemparan Batu dan Pembobolan Gerbang DPRD DIY Mewarnai Aksi Pemuda
Kritik Kebijakan Pemerintah di Hari Sumpah Pemuda, Prof Uceng Serukan Simbol Tiga Jari
Momen Sumpah Pemuda, Aliansi Jogja Memanggil Gelar Aksi Unjuk Rasa Turun ke Jalan
Yoyock: Seni Jadi Media Efektif Cegah Korupsi, Pemkab Kulon Progo Harus Berikan Ruang dan Dukungan
Luncurkan SDGs Report 2025, UMY Catat 525 Kolaborasi Perguruan Tinggi
Dosen Farmasi UMY Peringkat Keempat Dunia pada Topik Mobile App Versi ScholarGPS 2026
Pakar Komunikasi UMY: Suporter Sepak Bola Kian Aktif sebagai Kekuatan Sipil

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Kericuhan di Malioboro: Polisi Sita Senjata Tajam dan Buru Sosok Misterius

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Ricuh di Kawasan Malioboro, Lemparan Batu dan Pembobolan Gerbang DPRD DIY Mewarnai Aksi Pemuda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah di Hari Sumpah Pemuda, Prof Uceng Serukan Simbol Tiga Jari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Hasto Tekankan Pengabdian dan Akuntabilitas Saat Lantik 12 Pejabat Baru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Momen Sumpah Pemuda, Aliansi Jogja Memanggil Gelar Aksi Unjuk Rasa Turun ke Jalan

Berita Terbaru