GERBANGPATRIOT.COM, Kota Bekasi – Puskesmas Perwira menemukan 24 orang terduga tuberkulosis (TB) dari skrining terhadap 100 warga di RW 001 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Skrining dilakukan lewat kegiatan Tracing TB Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 4 November 2026.
Seluruh terduga TB diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis. Selain itu, lima orang telah memulai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk mencegah infeksi TB berkembang menjadi penyakit TB aktif.
Dari 100 warga yang diskrining, 15 orang merupakan kontak serumah dan kontak erat dari 8 kasus indeks TB. Sementara itu, skrining terhadap kelompok masyarakat berisiko menjangkau 85 orang, dengan 9 orang di antaranya teridentifikasi sebagai terduga TB.
Kegiatan ini bagian dari penemuan kasus TB secara aktif, yakni pemeriksaan kontak serumah, kontak erat pasien TB, dan kelompok berisiko. Integrasi dengan layanan CKG diharapkan memperluas akses pemeriksaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini TB.
Pelaksanaan melibatkan petugas kesehatan, kader, dan unsur masyarakat dalam pendataan serta mobilisasi warga. Selain diperiksa, warga mendapat edukasi tentang TB, mulai dari gejala, cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya kepatuhan berobat bagi pasien TB.
Hasil skrining akan ditindaklanjuti Puskesmas Perwira lewat pemeriksaan diagnostik sesuai indikasi dan dicatat dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Jika hasil pemeriksaan positif TB, pasien akan segera diarahkan mendapatkan pengobatan sesuai standar pelayanan kesehatan.
TB masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan Global TB Report 2025, Indonesia diperkirakan memiliki 1.080.000 kasus TB, tertinggi kedua di dunia setelah India. Kondisi itu menunjukkan pentingnya penemuan kasus, pemeriksaan kontak, dan pencegahan penularan di keluarga dan masyarakat.
Puskesmas Perwira berharap keterlibatan kader dan masyarakat dapat mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB, sehingga warga tidak takut atau ragu memeriksakan diri. Dengan deteksi dini, pemeriksaan kontak, dan pengobatan yang tepat, penularan TB dapat dicegah. (ADV)















