Tahun 2025, Pemerintah Berlakukan Wajib Asuransi Untuk Kendaraan Bermotor

Minggu, 29 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Jakarta — Pemerintah tengah merumuskan kebijakan asuransi wajib bagi pemilik kendaraan bermotor. Kebijakan ini akan diimplementasikan mulai Januari 2025, sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

Berikut poin-poin utama terkait rencana asuransi wajib kendaraan bermotor:

  1. Definisi Asuransi TPL
    • Asuransi Third Party Liability (TPL) memberikan ganti rugi kepada pihak ketiga yang dirugikan akibat kendaraan bermotor yang diasuransikan.
  2. Landasan Hukum
    • Amanat pembentukan program asuransi wajib tertuang dalam Pasal 39A UU PPSK.
    • Pemerintah dapat mewajibkan kelompok tertentu untuk membayar premi sebagai sumber pendanaan.
  3. Target Implementasi
    • Aturan turunan berupa Peraturan Pemerintah (PP) harus diterbitkan paling lambat Januari 2025.
    • Setelah PP disahkan, akan disusul oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).
  4. Tujuan Kebijakan
    • Menekan kerugian akibat kecelakaan lalu lintas.
    • Meningkatkan penetrasi dan densitas asuransi, yang baru mencapai 5,32% dari GDP per Oktober 2024.
    • Mendukung pendalaman pasar di sektor asuransi nasional.
  5. Praktik Global
    • Asuransi wajib kendaraan bermotor sudah diterapkan di berbagai negara, termasuk kawasan ASEAN.
  6. Tantangan Implementasi
    • Diperlukan platform digital untuk memantau kepemilikan asuransi kendaraan.
    • Industri asuransi harus berinovasi untuk menyediakan produk sesuai kebutuhan masyarakat.
  7. Peta Jalan Perasuransian 2023-2027
    • Program asuransi wajib telah masuk dalam roadmap sektor asuransi, dengan dukungan regulasi dan pengembangan produk.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan industri asuransi diperlukan untuk memastikan keberhasilan program ini.

“Proteksi pihak ketiga melalui TPL adalah langkah strategis untuk mendukung pembangunan pasar asuransi yang lebih dalam dan kuat,” ujar Ogi dalam konferensi pers, Jumat (13/12). (ihd/ihd)

Berita Terkait

PERADI PROFESIONAL Dorong Paradigma Baru Profesi Advokat Indonesia
Transformasi Digital Birokrasi : Ketika Kesalahan Sistem Bisa Digugat di Pengadilan
Pemerintah Daerah Kabupaten Serang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
Cara Praktis Perpanjang Dua SIM Sekaligus Tanpa Bayar Dobel Tes Psikologi
Mudah dan Cepat, Begini Perpanjang SIM A dan C via Digital Korlantas
Ingin Tambah Marga atau Ganti Nama? Wajib Lewat Sidang Pengadilan
Naik ke Kelas VIP Kini Mudah Saja Bagi Peserta BPJS Kelas 1 dan 2
Manfaatkan BPJS untuk Beli Kacamata, Ini Syarat dan Besaran Biayanya

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:23 WIB

PERADI PROFESIONAL Dorong Paradigma Baru Profesi Advokat Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:02 WIB

Transformasi Digital Birokrasi : Ketika Kesalahan Sistem Bisa Digugat di Pengadilan

Senin, 2 Februari 2026 - 16:59 WIB

Pemerintah Daerah Kabupaten Serang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”

Minggu, 7 September 2025 - 14:24 WIB

Cara Praktis Perpanjang Dua SIM Sekaligus Tanpa Bayar Dobel Tes Psikologi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 16:24 WIB

Mudah dan Cepat, Begini Perpanjang SIM A dan C via Digital Korlantas

Berita Terbaru