Mahasiswa KKM 39 Unsera Dorong Ekononi Kreatif untuk Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Desa
GERBANGPATRIOT.COM, SERANG — Pemanfaatan teknologi tepat dan pelatihan ekonomi kreatif menjadi salah satu kunci untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Karena itu, 14 mahasiswa KKM 39 Universitas Serang Raya (Unsera) hadir di Desa Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan teknologi secara produktif.
Lurah Pegadingan, TB. Syamsudin, mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKM 39 Unsera memberikan manfaat dalam memperluas wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi. Hal itu disampaikannya saat melepas 14 mahasiswa KKM 39 yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pegadingan sejak 13 Juli hingga 14 Agustus 2026.
“Banyak warga kami yang memiliki telepon seluler, tapi belum tahu memanfaatkannya untuk kebutuhan bisnis digital. Padahal, saat ini bisnis melalui digital menjadi suatu keharusan,” kata Syamsudin.
Hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Media Sucahya dan Ketua Kelompok KKM 39 Muhammad Zhafran.
Media Sucahya, mengapresiasi dukungan pemerintah desa dan masyarakat Pegadingan selama mahasiswa melaksanakan pengabdian. Menurutnya, keberhasilan program pengabdian tidak hanya ditentukan oleh mahasiswa, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat sebagai penerima manfaat.
“KKM bukan hanya tentang mahasiswa datang dan melaksanakan program, tetapi bagaimana mahasiswa dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap berbagai program yang telah dilakukan dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi desa, terutama melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan digital.
Dalam laporannya, Muhammad Zhafran mengatakan selama menjalankan pengabdian, mahasiswa KKM 39 melaksanakan sejumlah program kerja yang mencakup bidang pendidikan, keagamaan, lingkungan, teknologi tepat guna, kerajinan, serta keselamatan lingkungan.
“Untuk pendidikan, kami mengajar di SD Pegadingan, seperti matematika. Siswa sangat antusias mengikuti pelajaran tersebut,” kata Muhammad.
Selain bidang pendidikan, mahasiswa KKM 39 juga melaksanakan kegiatan keagamaan, kerja bakti bersama warga, terlibat dalam kepanitiaan jalan sehat, dan membantu administrasi kantor desa. Di bidang lingkungan, mahasiswa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
Sementara di bidang teknologi tepat guna, mahasiswa membuat alat penghancur botol air kemasan yang diharapkan dapat membantu mengurangi limbah plastik, yang selanjutnya limbah tersebut dijual ke bank sampah digital.
Mahasiswa juga memberikan pelatihan kerajinan manik-manik sebagai salah satu upaya mendorong kreativitas dan potensi ekonomi masyarakat. Program lainnya adalah pembuatan alat reflektor cahaya yang dipasang sebagai penanda atau pemandu di sejumlah titik jalan desa untuk membantu meningkatkan keselamatan warga, terutama pada malam hari.
Muhammad mengatakan seluruh program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi yang ada di Desa Pegadingan. “Kami berharap program yang telah dilaksanakan tidak berhenti setelah KKM selesai, tetapi dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman selama melaksanakan KKM juga memberikan pembelajaran bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. (*)

