GERBANGPATRIOT.COM, PANDEGLANG – Berdasarkan pantauan Gerbang Patriot, dampak perubahan iklim / DPI akibat bencana hidrometeorologis kekeringan mulai dirasakan petani di Kabupaten Pandeglang pada Musim Tanam / MT 2026.
TB. A. Mahpudin, SP selaku JF-POPT DPKP Kab. Pandeglang menyampaikan bahwa Kabupaten Pandeglang menjadi salah satu wilayah yang terdampak.
“Kabupaten Pandeglang mengalami dampak DPI akibat kekeringan MT 2026 yang terjadi di 20 Kecamatan 48 Desa. Total luasan terdampak 867,5 Ha, dengan rincian puso 79 Ha, panen 616 Ha, pulih 54 Ha dan terancam 100 Ha,” ujar Pak Asep saat ditemui di ruang kerjanya.
Lebih lanjut, Asep menjelaskan status “pulih” terjadi karena adanya intensitas hujan di beberapa wilayah serta upaya intervensi dari Pemerintah dan petani melalui program pompanisasi dan pipanisasi.
“Alhamdulillah, dengan adanya hujan dan bantuan pompanisasi dari pemerintah, sebagian lahan yang tadinya kering bisa kembali pulih dan dilanjutkan tanam. Kami bersama penyuluh terus turun ke lapangan untuk memantau dan mendampingi kelompok tani,” tambahnya.
POPT DPKP Pandeglang menghimbau petani untuk tetap waspada, mengatur jadwal tanam, dan memaksimalkan penggunaan alsintan serta varietas padi tahan kering agar dampak DPI tidak semakin meluas.
Pihaknya memastikan monitoring dan pelaporan akan terus dilakukan hingga akhir MT 2026 sebagai bahan pengambilan kebijakan lebih lanjut.(denni)















