GERBANGPATRIOT.COM, JOGJA – Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi titik paling aktif dalam layanan KA jarak jauh Daop 6, dengan volume keberangkatan dan kedatangan tertinggi sepanjang Agustus 2026.
Data KAI Daop 6 Yogyakarta menunjukkan Stasiun Yogyakarta mencatat 317.201 penumpang berangkat selama Agustus 2026, jauh melampaui lima stasiun lainnya di wilayah operasional.Untuk kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga mendominasi dengan 309.639 penumpang, menegaskan posisinya sebagai simpul utama mobilitas kereta api jarak jauh masyarakat selama Agustus 2026.
Secara keseluruhan, Daop 6 Yogyakarta mengangkut 1.264.608 pelanggan selama Agustus 2026, terdiri atas 635.828 penumpang berangkat dan 628.780 penumpang datang di berbagai stasiun.
Angka tersebut tumbuh sekitar 19 persen dibandingkan periode Agustus 2025 yang mencatat 1.059.279 pelanggan, menunjukkan kepercayaan publik terus menguat terhadap layanan kereta api.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan capaian tersebut didukung performa sarana, prasarana, serta operasional yang menjaga keselamatan perjalanan secara konsisten.
“Agustus 2026 ini mengalami pertumbuhan sekitar 19 persen,” ujar Feni, seraya menekankan pentingnya keandalan layanan dalam menjaga kepercayaan pelanggan menggunakan kereta api.
Menurut Feni, tingginya mobilitas masyarakat turut dipengaruhi long weekend Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW pada Agustus lalu tersebut.
“KAI terus berkomitmen memberikan layanan transportasi yang selamat, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” kata Feni dalam keterangannya Senin (4/9/2026) di Yogyakarta.
Stasiun Yogyakarta mencatat 317.201 keberangkatan, disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 146.403 penumpang, kemudian Solo Balapan mencapai 97.477 penumpang selama selama periode Agustus 2026 tersebut.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Klaten dengan 25.726 penumpang, Purwosari 19.627 penumpang, serta Wates sebanyak 12.487 penumpang berangkat selama Agustus 2026 di Daop 6.
Pada sisi kedatangan, Stasiun Yogyakarta kembali teratas dengan 309.639 penumpang, sedangkan Lempuyangan mencatat 146.002 dan Solo Balapan 102.556 penumpang selama Agustus 2026 tercatat.
Stasiun Klaten mencatat 23.874 penumpang datang, Purwosari 19.443 penumpang, sementara Stasiun Wates menerima 12.223 penumpang sepanjang Agustus 2026 di Daop 6 Yogyakarta juga.
Dominasi Stasiun Yogyakarta menunjukkan perannya sebagai simpul integrasi transportasi sekaligus pusat kesibukan mobilitas penumpang di wilayah operasional Daop 6 Yogyakarta dan sekitarnya utama.
Feni menyebut kepercayaan masyarakat menjadi motivasi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan fasilitas, keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan berkualitas tinggi.
“Data penumpang yang naik maupun turun ini menjadi bukti bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi andalan,” ujar Feni di Yogyakarta ini.
Selain fasilitas stasiun dan kereta, KAI Daop 6 terus mengembangkan layanan digital untuk memudahkan pemesanan tiket serta memperoleh informasi perjalanan secara real time.
Peningkatan pelayanan tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis dan beragam.
“Ke depan, KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan,” tegas Feni dalam pernyataan resminya kepada masyarakat.
Daop 6 Yogyakarta memastikan evaluasi dan pengembangan layanan berkelanjutan terus dilakukan untuk memperkuat konektivitas, mendukung ekonomi, serta mendorong pariwisata Yogyakarta dan Jawa Tengah.(waw)















