GERBANGPATRIOT.COM, JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah Chrestina Erni Widiyastuti meraih penghargaan Pembina Terbaik II Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026.
Penghargaan tersebut diterima dalam Penganugerahan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Acara digelar di Ruang Mataram, Gedung Karya, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 8, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari agenda nasional keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.
Ajang tahunan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional sekaligus upaya memperkuat budaya keselamatan lalu lintas di masyarakat.
Tahun ini, sebanyak 34 pelajar SMA dan SMK dari 17 provinsi mengikuti Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas tingkat nasional.
Dua pelajar menjadi perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Muhammad Farrel Akbar dari SMA Negeri 1 Wates dan Kelana Langit Senja dari SMA UII Yogyakarta.
Keduanya merupakan Juara I dan II Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat DIY 2026.
Prestasi tersebut turut mengantarkan pembinaan dari DIY mendapatkan apresiasi di tingkat nasional melalui penghargaan Pembina Terbaik II yang diterima Chrestina Erni Widiyastuti.
Chrestina mengatakan penghargaan tersebut bukan hasil kerja keras pribadi, melainkan buah kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan dan pendampingan peserta dari DIY.
“Penghargaan ini bukan hanya hasil kerja keras saya sendiri, tetapi hasil kerja sama berbagai pihak,” ujar Chrestina dalam keterangannya.
Menurut Chrestina, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus membangun budaya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, khususnya di kalangan pelajar.
“Ini menjadi pendorong dalam membangun budaya keselamatan lalu lintas di kalangan pelajar,” katanya.
Ia menilai kegiatan pelajar pelopor perlu dilaksanakan secara rutin karena memberikan dampak positif, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga lingkungan sekolah masing-masing.
“Para peserta dapat menyebarkan pengetahuannya kepada teman sebaya,” kata Chrestina.
Melalui program tersebut, pelajar tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai keselamatan lalu lintas, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekolah dan kalangan teman sebaya.
Penghargaan nasional tersebut sekaligus menjadi semangat bagi Dishub DIY untuk memperkuat keterlibatan pelajar sebagai pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan secara berkelanjutan.
Dishub DIY menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi, pembinaan, serta penguatan kesadaran keselamatan transportasi.
“Ke depan, Dishub DIY akan terus hadir dan berperan di tengah masyarakat,” kata Chrestina.
“Fokusnya meningkatkan kesadaran serta mewujudkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan,” lanjutnya. (waw)















