Noor Salim Ingatkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Demak Wujudkan Nilai-Nilai Pancasila

Sabtu, 1 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Demak, “Al Wa’du Dainun, (red-janji adalah hutang), maka rakyat akan menagih atas janji yang diucapkan oleh calon kepala daerah, jika tidak ditepati berarti telah berbohong bahkan mendzolimi rakyat, begitupun yang berjanji juga menjadi salting alias salah tingkah dewe”.

Demikian dituturkan oleh Noor Salim, Ketua PGSI, yang direlease kepada sejumlah awak media, di MG. SETOS Hotel dan Resto, Semarang, saat showing dan tesfood, usai menghadiri undangan upacara peringatan hari lahir Pancasila di halaman Setda Demak, Sabtu (1/6/2024).

Diketahui, hingga saat ini setidaknya sudah ada beberapa bakal calon Bupati yang telah mendaftar di sejumlah partai.

Diantaranya, Eisti’anah (incumbent), Edi Sayudi (pengusaha & politisi), Teguh Sapto Utomo (pengusaha), Eko Pringgo Laksito (pensiunan PNS), Mulyani M. Noor (aktivis), Mahmud Suyuti (wiraswasta), serta Ali Abdurahman (aktivis).

Adapun beberapa bakal Calon Wakil Bupati diantaranya, Bambang Setyo Budi (mantan ketua KPU), Muhammad Fahmi Budiawan (politisi), serta Rofiq Sutanto (pemuda).

Dijelaskan oleh Noor Salim bahwa, saat ini rakyat sudah cerdas, maka calon kepala daerah, jangan ugal-ugalan obral janji, namun harus banyak program yang pro rakyat, utamanya bidang pendidikan, karena hingga kini masih banyak guru yang sudah mengabdikan diri untuk daerah, namun gaji masih 300 ribu per bulan.

“Kepala daerah harus mampu ejawantahkan nilai luhur Pancasila, yaitu ngayomi dan ngayemi, menebar rasa optimis yang berdampak pada suasana Tentrem, Adem, Ayem, pastinya tidak banyak PHP dengan obral janji,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, jangan sampai rakyat diberi janji yang muluk-muluk nantinya sulit ditepati. “Maka buatlah janji program yang realitis, jangan meninabobokan rakyat dengan janji ugal-ugalan, hanya demi meraup suara rakyat, giliran terpilih, bingung merealisasikan,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah
Tiya Rima Rilis “Ada Aku”, Lagu tentang Arti Sebuah Tempat Pulang
Mahasiswa UGM Ajak Warga Pokoh Kidul Waspada Penipuan Digital
18 Tahun Berlalu, Slank Kembali Guncang Purwokerto Lewat Tour “Hey Slank”
Polri Perkuat Transformasi Pendidikan melalui LSSK dan Kelas Tematik
Festival Literasi Pekalongan: Terjebak Algoritma dan Ilusi ‘Melek Digital’
Lewat Single “Aku Indonesia”, Penyanyi Cilik Asal Semarang Zia Almahyra Resmi Jajal Industri Musik
BAJ Live Tribute Hadirkan “Suara Rakyat, Suara Hati” di Kudus, Angkat Makna Kemerdekaan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:31 WIB

Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah

Sabtu, 12 September 2026 - 14:35 WIB

Tiya Rima Rilis “Ada Aku”, Lagu tentang Arti Sebuah Tempat Pulang

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Mahasiswa UGM Ajak Warga Pokoh Kidul Waspada Penipuan Digital

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:21 WIB

18 Tahun Berlalu, Slank Kembali Guncang Purwokerto Lewat Tour “Hey Slank”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Polri Perkuat Transformasi Pendidikan melalui LSSK dan Kelas Tematik

Berita Terbaru