Kolaborasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Kepala Daerah Diminta Bergerak Cepat

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Magelang – Kepala daerah perlu aktif menarik para investor untuk menumbuhkan perekonomian. Untuk membangun kepercayaan investor, kepala daerah harus memiliki kredibilitas dalam memberikan pelayanan yang memudahkan mereka untuk berusaha. Selain itu, kolaborasi antarpihak juga dibutuhkan untuk mendukung berbagai rencana pembangunan.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, untuk membangun perekonomian, kepala daerah dapat melibatkan akademisi dari perguruan tinggi di daerahnya masing-masing. Mereka bisa dilibatkan dalam upaya menemukan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian.

Dia menjelaskan, untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Selain itu juga harus mampu menavigasi berbagai tantangan, baik global maupun domestik. Namun hal itu dapat diatasi melalui kolaborasi banyak pihak.

“Saya pikir kita kalau kompak tidak ada yang bermasalah, saya pikir bisa kita selesaikan, masalah apa pun itu kita bisa selesaikan,” jelasnya saat menjadi pembicara pada Retret Pembekalan Kepala Daerah yang berlangsung di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025).

Kekompakan itu telah ditunjukkan saat Indonesia diterpa pandemi Covid-19. Indonesia dinilai berhasil menangani pandemi tersebut. Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Dengan demikian, kolaborasi dalam menumbuhkan ekonomi pun dinilai dapat dilakukan.

“Presidennya mau kerja keras cepat ya kita dukung saja, tapi kita harus kompak,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan kepala daerah agar memanfaatkan jabatannya untuk mengabdi kepada masyarakat dan menjawab berbagai tantangan. Menurutnya, tantangan tersebut bakal bisa ditangani bila semua pihak yang terlibat bersatu. “Tapi inti dari saya bilang, bangun kebersamaan dan banggalah kau jadi orang Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto mengamini kolaborasi menjadi kunci penting dalam mewujudkan pembangunan. Hal ini termasuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, semakin kuat kolaborasi dan sinergi, maka seluruh hambatan dapat diatasi.

“Moga-moga kepala daerah yang sekarang ini lebih komunikatif, lebih koordinatif, dan bisa berkolaborasi secara baik untuk sama-sama membangun bangsa ini,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya bakal bekerja dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama kementerian maupun lembaga termasuk pemerintah daerah (Pemda). Pihaknya bakal memastikan dan mengawasi program-program pembangunan berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan. Hal ini baik Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) maupun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) di kementerian/lembaga maupun Pemda.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengidentifikasi dan menginvestigasi khusus permasalahan atau hambatan-hambatan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan. Ini dilakukan dengan mengacu pada penugasan presiden dan undang-undang.

“Namun kami lebih cenderung mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara seluruh kementerian dan lembaga,” terangnya.

Pihaknya siap membantu para kepala daerah bila mendapati hambatan ketika melakukan pembangunan. Sejak dilantik, dirinya mengaku telah berupaya mengatasi berbagai hambatan melalui kolaborasi di sejumlah instansi. (wan)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah
Tiya Rima Rilis “Ada Aku”, Lagu tentang Arti Sebuah Tempat Pulang
Mahasiswa UGM Ajak Warga Pokoh Kidul Waspada Penipuan Digital
18 Tahun Berlalu, Slank Kembali Guncang Purwokerto Lewat Tour “Hey Slank”
Polri Perkuat Transformasi Pendidikan melalui LSSK dan Kelas Tematik
Festival Literasi Pekalongan: Terjebak Algoritma dan Ilusi ‘Melek Digital’
Lewat Single “Aku Indonesia”, Penyanyi Cilik Asal Semarang Zia Almahyra Resmi Jajal Industri Musik
BAJ Live Tribute Hadirkan “Suara Rakyat, Suara Hati” di Kudus, Angkat Makna Kemerdekaan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:31 WIB

Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah

Sabtu, 12 September 2026 - 14:35 WIB

Tiya Rima Rilis “Ada Aku”, Lagu tentang Arti Sebuah Tempat Pulang

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Mahasiswa UGM Ajak Warga Pokoh Kidul Waspada Penipuan Digital

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:21 WIB

18 Tahun Berlalu, Slank Kembali Guncang Purwokerto Lewat Tour “Hey Slank”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Polri Perkuat Transformasi Pendidikan melalui LSSK dan Kelas Tematik

Berita Terbaru